Haydrink yang merupakan franchise atau warlaba berbasis kelor ini boleh dibilang pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Dengan mengusung konsep minuman kelor yang dijadikan dengan berbagai cita rasa itu, sangat cocok dengan kalangan milenial saat ini.
Sebelum launching, para mahasiswa dilatih cara pengelolaan dan pemahaman tentang wirausaha.
Tujuannya untuk memberi lapangan pekerjaan bagi mahasiswa dan melatih kecakapan mereka tentang wirusaha.
Saat launching di booth Penfui, para mahasiswa didampingi Cintya Sumby dari Dapur Kelor Indonesi. Mereka aktif melayani pelanggan yang antri membeli minuman.
“Terima kasih kepada Bunda Julie yang sudah mendukung kami. Saya bersama teman- teman mahasiswa akan menjalankan usaha ini ke depannya,” janji Cintya.
Para mahasiswa tampak optimis jika usaha yang mulai dirintis ini dapat berjalan baik berkat kerja sama dan dukungan Dekranasda dan berbagai pihak.